-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Jambi Studi Tiru Pariwisata ke Lotim, PAD Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 | 21.08 WIB Last Updated 2026-09-23T13:08:25Z
Wali Kota Jambi, H. Maulana ( kanan) dan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin (kiri)
 Foto : istimewa 


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id — Pemerintah Kota Jambi datang ke Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk mempelajari pengembangan pariwisata. Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur dari sektor pariwisata yang meningkat signifikan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian Pemkot Jambi.


Wali Kota Jambi H. Maulana bersama jajaran melakukan kunjungan ke Lombok Timur pada Selasa (22/9/2026). Rombongan diterima Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin di ruang rapat bupati.


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari audiensi sekaligus studi tiru terkait inovasi dan pengembangan pariwisata unggulan di Lombok Timur.


Bupati Haerul Warisin mengatakan kunjungan tersebut menjadi kehormatan bagi Pemkab dan masyarakat Lombok Timur. Menurutnya, pertemuan antar daerah tidak hanya menjadi agenda kerja, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan bertukar pengalaman dalam tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik.


"Kunjungan ini bukan sekadar agenda kerja antardaerah, tetapi menjadi momentum berharga untuk mempererat silaturahmi, membangun jejaring, dan saling belajar menghadirkan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang semakin baik," kata Haerul dalam sambutannya.


Haerul juga menyampaikan kondisi PAD Lombok Timur, yang menurutnya masih belum mampu menyamai capaian Kota Jambi. Dia menyebut, karakteristik dan potensi wilayah perkotaan Jambi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut.


Meski demikian, Haerul mengapresiasi Pemkot Jambi yang memilih Lombok Timur sebagai lokasi studi tiru, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.


Menurut Haerul, pengelolaan pariwisata membutuhkan kepemimpinan yang berani dan tegas dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.


Dia mengatakan, Pemkab Lombok Timur terus melakukan konsolidasi dengan para pelaku usaha pariwisata untuk menyamakan persepsi dan mendorong pengembangan sektor tersebut secara berkelanjutan.


Upaya itu, kata dia, mulai berdampak terhadap penerimaan daerah dari sektor pariwisata, termasuk usaha penginapan serta makanan dan minuman.


"Kalau pada 2021 pendapatan dari sektor ini hanya Rp 5,185 miliar, pada 2024 meningkat menjadi Rp 13 miliar. Tahun ini realisasi sudah menembus Rp 10 miliar dan kami optimistis terus meningkat sampai akhir tahun," ujarnya.


Haerul menambahkan modernisasi tata kelola pemerintahan, termasuk sektor pariwisata, tidak seluruhnya dapat dilakukan melalui digitalisasi. Menurutnya, pelayanan secara langsung kepada masyarakat dan wisatawan tetap dibutuhkan.


Sementara itu, Wali Kota Jambi H. Maulana, mengapresiasi potensi wisata Lombok Timur yang dinilainya memiliki bentang alam lengkap, mulai dari kawasan pesisir hingga pegunungan.


Maulana mengatakan potensi tersebut menjadi salah satu alasan Pemkot Jambi memilih Lombok Timur sebagai lokasi belajar dan berdiskusi mengenai strategi pengembangan pariwisata.


"Yang kami lihat, Lombok Timur memiliki potensi yang sangat lengkap, mulai dari pesisir sampai pegunungan," kata Maulana.


Dia juga menyoroti pertumbuhan PAD Lombok Timur dari sektor pariwisata. Pemkot Jambi, kata Maulana, ingin mempelajari strategi Lombok Timur dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis masyarakat.


Menurutnya, pengembangan wisata di Lombok Timur mencakup potensi budaya, alam hingga agrowisata. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan pertanian bawang putih dan peternakan di lereng Gunung Rinjani yang dikembangkan sebagai daya tarik wisata.


Selama berada di Lombok Timur, rombongan Pemkot Jambi dijadwalkan meninjau kawasan agrowisata perkebunan bawang putih di Sembalun.


Maulana juga menyerahkan undangan kepada Bupati Lombok Timur beserta jajaran untuk menghadiri Puncak Peringatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional di Kota Jambi pada November 2026.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Lombok Timur juga diundang mengunjungi Museum Digital Kota Jambi yang baru diresmikan.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipimpin Sekretaris Daerah Lombok Timur. Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan cenderamata antara kedua pemerintah daerah.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lombok Timur didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II, sejumlah pimpinan OPD, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur.


Sedangkan Wali Kota Jambi hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Jambi. (LN)

×
Berita Terbaru Update