• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pendidikan

    Pendidikan

    Iklan

    terkini

    Rachmat Hidayat Sinyalkan Periode Terakhir Pimpin PDIP NTB di Musancab Lotim

    Sabtu, 14 Februari 2026, 21.24 WIB Last Updated 2026-02-14T13:25:30Z
    Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Lombok Timur di Gedung Wanita. Foto/istimewa



    Lokalnews.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Lombok Timur menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Gedung Wanita Selong, Sabtu (14/2/2026). Forum lima tahunan ini tak hanya menjadi agenda konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang refleksi sejarah dan penguatan komitmen kader untuk kembali menempel pada rakyat.


    Musancab dibuka Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat. Prosesi diawali kirab panji partai, hening cipta, serta pembacaan Dedication of Life Bung Karno. Nuansa ideologis menguatkan pesan agar kader tak tercerabut dari akar sejarah perjuangan partai.


    Sebanyak 777 peserta hadir, terdiri dari pengurus PAC dan ranting se-Lombok Timur, termasuk ketua PAC lama dan baru yang akan dilantik. Sejumlah pengurus DPD PDIP NTB, DPC PDIP Lombok Timur, serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten dari fraksi PDI Perjuangan turut hadir.


    Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Sukro, menyebut Musancab sebagai momentum kebangkitan dan introspeksi. Ia meminta struktur partai dari tingkat cabang hingga ranting diperkuat agar partai tetap hadir dan dirasakan masyarakat.


    “Lombok Timur punya sejarah panjang bagi PDI Perjuangan di NTB. Jangan sampai kita membuat malu perjuangan para pendahulu,” ujarnya.


    Dalam arahannya, Rachmat menghadirkan sejumlah kader senior era 1980-an, masa ketika partai menghadapi tekanan rezim Orde Baru dan sempat meraih enam kursi DPRD Lombok Timur. Ia menyinggung dinamika politik saat itu, termasuk polemik kursi pimpinan DPRD yang tidak jatuh kepada PDI meski memperoleh kursi terbanyak.


    Menurut Rachmat, kehadiran para pejuang lama bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat nilai keberanian, militansi, dan keberpihakan pada rakyat. Ia menilai kejayaan masa lalu harus menjadi energi untuk kerja politik ke depan.


    “Dari enam kursi kita pernah berdiri di masa sulit. Sekarang tiga kursi, tapi jangan merasa kecil. Dari tiga kita bisa kembali ke enam,” katanya.


    Ia menekankan pentingnya kader turun langsung ke masyarakat, mendengar keluhan warga, serta menghidupkan PAC dan ranting sebagai mesin utama gerakan partai. Rachmat juga menyoroti peran generasi muda menjelang Pemilu 2029, yang disebutnya sebagai momentum kebangkitan kader muda.


    Musancab ini merupakan agenda lima tahunan sesuai amanat kongres partai. Lebih jauh, forum tersebut menjadi titik awal konsolidasi untuk menyatukan kembali ingatan sejarah sekaligus menyiapkan strategi pemenangan.


    Sinyal Periode Terakhir


    Dalam kesempatan itu, Rachmat memberi sinyal bahwa masa kepemimpinannya di DPD PDI Perjuangan NTB kemungkinan menjadi periode terakhir. Ia berkomitmen memanfaatkan sisa masa jabatan dengan turun langsung menyambangi kecamatan-kecamatan di Lombok Timur dan Pulau Lombok.


    “Ini periode terakhir saya. Saya ingin memastikan PAC dan ranting hidup dan benar-benar bersama rakyat,” ujarnya.


    Rachmat kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan NTB dan dijadwalkan mengakhiri masa jabatan pada 2030. Ia tercatat memimpin partai di NTB sejak 2000.


    Ia mengaku bangga melihat dominasi kader muda dalam Musancab tersebut. Namun, menurutnya, regenerasi tak cukup sebatas jumlah, melainkan harus disertai kerja nyata dan pemahaman nilai ideologis partai.


    Dengan menghadirkan kader senior dan mendorong peran generasi muda, Musancab PDI Perjuangan Lombok Timur menjadi ajang konsolidasi lintas generasi, dengan satu pesan utama: kembali ke rakyat dan bekerja bersama rakyat.

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Rachmat Hidayat Sinyalkan Periode Terakhir Pimpin PDIP NTB di Musancab Lotim

    Terkini

    Space disewakan