-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemda Lotim Gandeng UNRAM Bangun Pusat Riset dan Klinik Kepulauan di Ekas

Jumat, 01 Mei 2026 | 15.32 WIB Last Updated 2026-05-01T07:32:12Z
Penandatanganan dokumen hibah lahan riset. Foto : istimewa 


Lokalnews.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim), menandatangani dokumen hibah lahan bersama Universitas Mataram (UNRAM) untuk pembangunan pusat penelitian rumput laut dan klinik spesialis kedokteran kepulauan di kawasan Ekas, Kamis (30/4). Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Bupati.


Bupati Lotim H. Haerul Warisin menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan kesehatan sekaligus mengoptimalkan potensi pesisir daerah. Menurutnya, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi kunci menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata.


Pertemuan tersebut juga membahas isu kesehatan dalam kerangka RPJMN dan RPJMD, termasuk ketimpangan rasio dokter dengan jumlah penduduk Lotim yang terus meningkat. Pemerintah daerah, kata Warisin, mendorong terobosan berbasis kolaborasi agar layanan kesehatan semakin efektif dan tepat sasaran.


Di sisi lain, Pemda Lotim tengah fokus menuntaskan persoalan penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan. Upaya reaktivasi terus dilakukan meski membutuhkan tambahan anggaran yang signifikan.


“Terkait BPJS, kami terus mencari solusi terbaik. Jika tidak ada skema lain, kebutuhan anggaran bisa mencapai Rp55 miliar. Namun demikian, pembangunan tetap berjalan bertahap,” ujar Warisin.


Untuk penguatan sumber daya manusia, pemerintah daerah juga mengevaluasi skema subsidi bagi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Selama ini, Pemda telah memberikan dukungan pembiayaan bagi lulusan kedokteran yang kemudian diharapkan kembali mengabdi di daerah.


“Ke depan, kerja sama dengan UNRAM akan lebih diarahkan pada aspek teknis, termasuk memastikan dokter spesialis yang dibiayai memiliki komitmen kembali melayani masyarakat Lombok Timur,” kata dia.


Pemanfaatan lahan hibah di Ekas juga diproyeksikan terintegrasi dengan pengembangan kawasan pesisir. Pemeda menyiapkan konsep Kampung Nelayan Merah Putih yang didukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), lengkap dengan rencana pembangunan SPBUN dan pabrik es untuk menjaga stabilitas harga hasil tangkapan nelayan.


Sementara itu, Rektor UNRAM Sukardi menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kerja sama dengan Pemda Lotim dapat memperkuat pendidikan kedokteran sekaligus menjawab keterbatasan sarana dan prasarana yang ada.


UNRAM juga mendorong dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiswa asal Lombok Timur, terutama melalui subsidi uang kuliah tunggal (UKT) bagi kelompok kurang mampu.


Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pimpinan UNRAM, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala BPKAD Lotim. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model penguatan layanan kesehatan berbasis riset dan kebutuhan daerah.

×
Berita Terbaru Update