![]() |
| Direktur RSUD Selaparang, Muhammad Azwardi. Foto/lokalnews.id |
LokalNews.id – RSUD Selaparang tengah dipersiapkan untuk naik kelas menjadi rumah sakit tipe D pada tahun mendatang.
Direktur RSUD Selaparang, Muhammad Azwardi, mengatakan bahwa peningkatan status dari Tipe D Pratama membutuhkan sejumlah persyaratan, terutama terkait ketersediaan ruang rawat inap dan dokter spesialis.
Saat ini, pihak rumah sakit sedang menambah 25 tempat tidur baru. “Kalau totalnya sudah 50 tempat tidur, kita bisa mengusulkan ke pemerintah daerah untuk naik kelas dari D Pratama menjadi Tipe D,” ujar Azwardi, Selasa (10/12).
Namun, perubahan status juga memerlukan dukungan anggaran yang memadai. RSUD Selaparang masih membutuhkan minimal dua dokter spesialis tambahan.
Berdasarkan analisis kasus harian, dua spesialis yang paling dibutuhkan adalah penyakit dalam serta obstetri dan ginekologi (kandungan).
Kehadiran dokter spesialis ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Suela, Wanasaba, Pringgabaya, Sambelia, hingga Sembalun. “Harapannya, pasien penyakit dalam atau kandungan tidak perlu lagi dirujuk ke Selong. Pelayanan terdekat bisa di sini,” kata Azwardi.
Melihat kondisi keuangan rumah sakit, Azwardi berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan anggaran.
“Jauhnya akses ke RSUD Soedjono Selong bisa teratasi jika layanan lengkap tersedia di sini. Mudah-mudahan pemerintah menganggarkan pembiayaan untuk kedua spesialis tersebut,” ujarnya.(ln)


