-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dinkes Lotim Tegaskan Tak Terlibat Urusan Menu MBG di Dapur SPPG

Kamis, 05 Februari 2026 | 19.45 WIB Last Updated 2026-08-11T11:45:31Z
Kepala Dinkes Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi. Foto: lokalnews.id


LOKALNEWS.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), menegaskan tidak terlibat dalam urusan teknis penyusunan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


Penegasan tersebut disampaikan lantaran penyusunan menu hingga perekrutan tenaga ahli gizi bukan menjadi kewenangan Dinkes Lombok Timur.


Kepala Dinkes Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan pihaknya tidak ingin memberikan komentar terkait standar menu maupun komposisi bahan makanan yang disajikan dalam program MBG.


"Kalau soal menu, kami tidak mau mengomentari karena itu bukan ranah kami," ujar Aries saat ditemui, Kamis (5/2).


Aries menjelaskan, penyusunan menu MBG merupakan tanggung jawab pengelola SPPG bersama tenaga ahli gizi yang bertugas di masing-masing dapur. Karena itu, Dinkes Lotim juga tidak dalam posisi untuk menilai kandungan gizi menu MBG.


"Menu MBG itu urusannya SPPG dan ahli gizi di sana," katanya.


Menurut Aries, perekrutan tenaga ahli gizi yang bertugas di Dapur SPPG juga bukan berada di bawah kewenangan Dinkes Lombok Timur. Proses tersebut menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN).


"Kalau soal ahli gizi, itu bukan ranah kami. Jadi kami tidak bisa masuk ke sana karena itu ranahnya BGN," jelasnya.


Dinkes Tetap Koordinasi dengan SPPG


Meski tidak terlibat dalam penyusunan menu secara teknis, Dinkes Lombok Timur tetap melakukan koordinasi untuk mendukung pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.


Aries mengaku telah mengumpulkan seluruh kepala puskesmas di Lombok Timur. Para kepala puskesmas diminta memperkuat koordinasi dengan Dapur SPPG yang berada di wilayah kerja masing-masing.


"Kami sudah mengumpulkan para Kapus dan menekankan pentingnya koordinasi dengan Dapur SPPG, supaya bisa menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update