![]() |
| Ratusan wali murid , menghadiri pembentukan pengurus Komite SMPN 1 Sambelia pada Senin (18/5). Foto/ lokalnews.id |
Lokalnews.id — SMPN 1 Sambelia, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, resmi membentuk komite sekolah pada Senin (18/5). Pembentukan komite tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan wali murid dalam membangun kualitas pendidikan.
Kepala SMPN 1 Sambelia, Rusniawan, mengatakan sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 560 siswa dengan 19 rombongan belajar (rombel). Namun, kondisi sejumlah fasilitas sekolah dinilai sudah tidak layak digunakan.
“Yang paling urgen saat ini adalah fasilitas sekolah. Ruang-ruang kelas sudah banyak yang rusak, bahkan ada yang bocor,” kata Rusniawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/5).
Rusniawan yang mulai memimpin sekolah tersebut sejak awal 2026 berharap komite sekolah yang baru terbentuk dapat menjadi mitra strategis dalam mencari solusi terhadap persoalan pendidikan di SMPN 1 Sambelia.
Menurutnya, komite sekolah memiliki peran penting sebagai wadah partisipasi masyarakat dan wali murid dalam meningkatkan mutu, pemerataan, serta efisiensi pengelolaan pendidikan.
“Komite baru saja terbentuk. Kami berharap bisa berkolaborasi untuk membangun SMPN 1 Sambelia menjadi lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rusniawan mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah mengajukan sejumlah program revitalisasi satuan pendidikan, meliputi rehabilitasi ruang kelas, laboratorium bahasa, perpustakaan, hingga pembangunan ruang kelas baru (RKB).
Namun, usulan pembangunan ruang kelas baru disebut belum mendapat persetujuan.
“Untuk pengajuan RKB memang belum diterima, sementara usulan lainnya disetujui,” pungkasnya.
