-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jalan Rumbuk-Padamara Lotim Diperbaiki, Anggaran Rp 5,6 Miliar

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21.20 WIB Last Updated 2026-10-13T13:20:36Z


Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur, Ahmad Amrullah yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lotim, Ahmad Amrullah. Foto: lokalnews.id


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id – Perbaikan Jalan Rumbuk-Padamara di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat alokasi anggaran Rp 5,6 miliar melalui APBD Perubahan 2026. Pengerjaan jalan tersebut ditargetkan mulai November dan rampung pada akhir Desember 2026.


Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur, Ahmad Amrullah, mengatakan saat ini persiapan dokumen lelang tengah dilakukan sebelum pekerjaan fisik dimulai.


“Sekarang sedang proses persiapan dokumen lelang dan insyaallah akan dikerjakan pada November sampai akhir Desember,” kata Ahmad Amrullah kepada media di ruang kerjanya, Selasa (13/10).


Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lotim itu menjelaskan, anggaran perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang telah berlangsung cukup lama. Aspirasi warga kemudian diperjuangkan agar masuk dalam kebijakan anggaran daerah.


“Ini berangkat dari situasi di lapangan dan keluhan masyarakat yang sudah cukup lama. Aspirasi itu harus kita perjuangkan agar bisa ditindaklanjuti melalui kebijakan anggaran. Alhamdulillah, melalui APBD Perubahan tahun ini, perbaikan Jalan Rumbuk-Padamara mendapatkan alokasi anggaran Rp 5,6 miliar,” ujarnya.


Menurut Ahmad, perbaikan jalan tersebut penting untuk menunjang mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat. Jalan yang memadai dapat memudahkan distribusi hasil pertanian, barang dagangan, serta akses menuju pusat ekonomi dan pelayanan publik.


Sebaliknya, kondisi jalan yang rusak dapat menghambat perjalanan, meningkatkan biaya transportasi, dan menambah beban masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.


“Jalan ini memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Ketika akses jalan baik, aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar, distribusi hasil usaha masyarakat lebih mudah, dan mobilitas warga juga semakin nyaman. Jadi, perbaikan ini bukan semata-mata membangun fisik jalan, tetapi juga mendukung pergerakan ekonomi masyarakat,” jelasnya.


Selain menunjang kegiatan ekonomi, perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengendara yang melintas.


Ahmad berharap, proses lelang berjalan sesuai ketentuan sehingga pekerjaan dapat dimulai sesuai jadwal. Dia juga meminta kualitas pengerjaan tetap menjadi perhatian agar jalan yang diperbaiki dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.


“Kita berharap prosesnya berjalan lancar, pekerjaan bisa dimulai November dan dituntaskan sesuai target pada akhir Desember. Yang tidak kalah penting, kualitas pekerjaan harus dijaga agar jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya. (LN)

×
Berita Terbaru Update