-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

53 Kasus Gigitan Hewan di Lotim, Dinkes Pastikan Belum Ada Rabies

Kamis, 16 April 2026 | 01.04 WIB Last Updated 2026-08-11T17:05:11Z
Anjing liar pembawa virus rabies . Foto: antara. 


LOKALNEWS.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Lombok Timur (Lotim) mencatat 53 kasus gigitan hewan sepanjang Januari hingga pertengahan April 2026. Meski jumlah kasus gigitan cukup tinggi, hingga kini belum ditemukan kasus rabies di wilayah tersebut.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lombok Timur, Syahid Romdlan, mengatakan jumlah kasus gigitan hewan tahun ini justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, tercatat sebanyak 159 kasus gigitan.


"Untuk tahun ini dari Januari sampai Maret tercatat 52 kasus, kemudian bertambah satu kasus lagi. Data April biasanya direkap di akhir bulan," kata Syahid, Kamis (16/4).


Menurutnya, setiap laporan gigitan hewan tetap ditindaklanjuti sesuai prosedur. Korban akan mendapatkan vaksin rabies, khususnya apabila gigitan berasal dari hewan yang memiliki risiko menularkan rabies.


"Kasus rabies masih nol, tetapi setiap kejadian gigitan tetap kami tindaklanjuti dengan pemberian vaksin sesuai standar," ujarnya.


Dinkes juga masih melakukan penelusuran terkait kasus seorang anak yang meninggal setelah digigit anjing liar pada Senin (13/4/2026). Syahid mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah anjing tersebut terinfeksi rabies.


Hal itu disebabkan hewan yang menggigit korban hingga kini belum ditemukan.


"Kami belum bisa memastikan, karena hewan yang menggigit tidak ditemukan," katanya.


Di sisi lain, Dinkes Lotim memastikan ketersediaan vaksin rabies masih aman. Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kefarmasian Dinkes Lombok Timur, Normala Candra, mengatakan vaksin telah didistribusikan ke sejumlah Puskesmas untuk memastikan penanganan korban gigitan dapat dilakukan dengan cepat.


"Stok aman dan sudah kami sebar ke Puskesmas sebagai cadangan," kata Normala.


Dinkes Lotim memastikan pemantauan terhadap kasus gigitan hewan akan terus dilakukan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mengantisipasi munculnya kasus rabies di wilayah Lombok Timur.

×
Berita Terbaru Update