-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasar Pringgabaya Terbakar, Damkar Tumbang di Tengah Minim Fasilitas

Selasa, 28 April 2026 | 11.17 WIB Last Updated 2026-04-28T03:17:03Z
Salah satu petugas pemadam kebakaran pingsan, dilarikan ke Puskemas Batuyang. Foto / istimewa 


Lokalnews.id — Api mulai berkobar sekitar pukul 18.15 WITA setelah warga melapor langsung ke pos WMK Pringgabaya. Satu unit mobil pemadam dengan lima personel dari Mako Damkarmat langsung meluncur dan tiba hanya berselang satu menit.


Namun, kondisi di lapangan tak mudah. Api yang melahap Pasar Umum Pringgabaya cepat membesar. Upaya pemadaman, pendinginan, hingga asesmen dilakukan dengan dukungan tambahan seperti mobil tangki, armada dari Terara, Sambelia, hingga Lombok Tengah, serta tim SAR, BPBD, dan DLHK.


Kebakaran diduga karena korsleting listrik tersebut, baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.45 WITA.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Timur (Lotim), Lalu Dami Ahyani, mengungkap sejumlah kendala krusial di lokasi. 


Ia mengatakan, minim penerangan, mesin tempel tak maksimal, dan sumber air yang jauh. Masalah paling mendasar, tidak adanya hydrant.


“Hydrant itu sistem air bertekanan tinggi dan sangat penting di objek vital seperti pasar. Tapi ini tidak kita temukan,” ujarnya.


Padahal, menurut Dami, kewajiban penyediaan sistem proteksi kebakaran seperti hydrant dan APAR sudah diatur dalam PERMENPU No 26 Tahun 2008.


Kepala Dinas Perdagangan Lotim, H. Hadi Fathurahman, menyebut sedikitnya 164 lapak—mulai dari sembako, konveksi, hingga palen—serta tiga toko hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.


Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, empat anggota Damkar menjadi korban saat berjibaku dengan api.


Hadi Fathurahman pun mengakui Pasar Pringgabaya merupakan pasar tradisional. Namun yang belum memiliki fasilitas proteksi kebakaran memadai.


“Pasar baru sudah dilengkapi hydrant. Yang lama sedang kita upayakan, menyesuaikan kemampuan,” katanya.

×
Berita Terbaru Update