-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Lotim Akui Peran Pesantren Ringankan Beban Negara di Sektor Pendidikan

Selasa, 28 Juli 2026 | 09.42 WIB Last Updated 2026-07-28T01:42:47Z


LOKALNEWS.ID – Bupati Lombok Timur, (Lotim) H. Haerul Warisin, mengakui keberadaan lembaga pendidikan swasta, khususnya pondok pesantren, telah menjadi penyangga penting pendidikan di daerah. Menurutnya, pemerintah seharusnya berterima kasih kepada lembaga-lembaga tersebut karena telah mengambil peran yang semestinya juga menjadi tanggung jawab negara.


Pernyataan itu disampaikan Warisin saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian. Tahun ini, pesantren tersebut tercatat menampung sekitar 1.400 santri.


Di hadapan para tamu undangan, Warisin menilai perjalanan pendidikan di Lotim tidak bisa dilepaskan dari jasa para ulama pendiri lembaga pendidikan Islam, terutama pendiri Nahdlatul Wathan yang membangun tradisi pendidikan di Pulau Lombok.


"Kalau tidak ada Al-Maghfurullah Tuan Guru, kakek kita di Pancor, akan sangat berat pendidikan di Lombok Timur. Di mana masyarakat akan bersekolah dan menimba ilmu? Ini yang patut disyukuri pemerintah, termasuk Pemerintah Kabupaten Lombok Timur," ujar Warisin.


Didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Warisin juga menilai pesantren tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membentuk karakter santri melalui pendidikan yang menanamkan nilai-nilai kesederhanaan dan kedisiplinan.


Ia berharap lulusan pesantren dapat bersaing mengisi Sekolah Garuda, program sekolah unggulan yang direncanakan dibangun di Lotim setelah memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.


Selain itu, Warisin menjanjikan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian, baik dari sisi pembangunan fisik maupun peningkatan kualitas pendidikan.


Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Lotim sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. 


Sembari menunggu pembangunan sekolah permanen, peserta didik program tersebut masih menjalani proses belajar di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lotim serta bekas gedung Akademi Keperawatan (Akper).


Peringatan HUT ke-79 Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian dirangkaikan dengan Haul ke-18 TGH. Ma'shum Qasim, pendiri pesantren tersebut. Acara turut dihadiri Pengurus Besar NWDI TGH. Zainul Majdi, jajaran Forkopimda Lotim, serta unsur pemerintah kecamatan.

×
Berita Terbaru Update