-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Lotim Buka Penandaan Batas Areal Perizinan Wisata Alam Joben

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21.32 WIB Last Updated 2026-08-20T13:32:02Z
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Foto : lokalnews.id 


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id - Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin, membuka kegiatan Opening Joben: Pemberian Tanda Batas Areal Perizinan Berusaha Pengusaha Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam (PB-PSWA) di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kamis (20/8).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah Lotim, mengembangkan potensi wisata alam secara terintegrasi. Haerul mengatakan, pengembangan destinasi wisata akan dioptimalkan dengan melibatkan kemampuan daerah, termasuk melalui badan usaha milik daerah (BUMD).


Haerul menyebut pihaknya tengah menyiapkan konsep paket wisata yang menghubungkan sejumlah destinasi unggulan di Lotim.


"Saat ini saya sedang berpikir bagaimana kita memaketkan Joben dengan Tetebatu, Tetebatu dengan kawasan Ekas, dan Ekas dengan Sembalun. Jadi, jika empat titik saja yang dapat dikunjungi dalam satu hari, ditambah Pantai Pink, maka target kunjungan wisatawan akan tercapai," kata Haerul.


Dia menegaskan, pengembangan wisata tetap harus memperhatikan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal. Fasilitas pendukung seperti homestay, kata dia, akan dibangun dengan tetap mempertahankan kondisi alami kawasan.


Selain sektor pariwisata, Pemkab Lotim juga melihat peluang pengembangan air minum dalam kemasan (AMDK) yang bersumber dari mata air pegunungan di kawasan tersebut. Potensi itu diharapkan dapat menjadi sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui BUMD.


"Kita akan selesaikan satu per satu. Fokus kita sekarang adalah memastikan paket wisata ini berjalan lancar dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk investor yang akan membangun fasilitas pendukung," ujarnya.


Pemkab Lotim, menargetkan penguatan fasilitas pendukung wisata dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Pengembangan tersebut diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata. (LN)

×
Berita Terbaru Update