-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sari Yuliati Salurkan PIP dan Bantuan Sekolah di Lotim, Wabup Ingatkan Cegah Perkawinan Anak

Senin, 03 Agustus 2026 | 22.01 WIB Last Updated 2026-08-03T14:01:16Z


LOKALNEWS.ID – Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 kepada ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Senin (3/8). Dalam kunjungan kerjanya, Sari juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana sekolah senilai Rp100 juta untuk masing-masing sekolah serta berkomitmen mengupayakan program revitalisasi sekolah melalui APBN.


Kunjungan tersebut diterima Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya di dua lokasi, yakni SDN 3 Selagik, Kecamatan Terara, dan SDN 1 Kotaraja, Kecamatan Sikur.


Pada kesempatan itu, Sari menyerahkan secara simbolis bantuan PIP kepada 243 siswa di SDN 3 Selagik dan 277 siswa di SDN 1 Kotaraja. Program tersebut merupakan bantuan pemerintah berupa uang tunai untuk membantu peserta didik dari keluarga miskin atau rentan miskin agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.


Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengapresiasi perhatian Wakil Ketua DPR RI terhadap dunia pendidikan di Lombok Timur. Menurutnya, bantuan PIP diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu dan berkarakter.


" Pendidikan merupakan investasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Karena itu manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga mengingatkan para siswa beserta orang tua agar bersama-sama mencegah perkawinan anak. Menurutnya, perkawinan usia dini berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, termasuk meningkatnya angka stunting yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.


Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan Program Indonesia Pintar merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencegah anak putus sekolah.


"Melalui PIP ini kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah. Pendidikan adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, sehingga semua pihak harus bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan," katanya.


Selain beasiswa, Sari juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana sekolah masing-masing sebesar Rp100 juta kepada SDN 3 Selagik dan SDN 1 Kotaraja. Ia juga memastikan akan terus mengupayakan agar kedua sekolah tersebut memperoleh program rehabilitasi atau revitalisasi melalui anggaran pemerintah pusat.


"Kami tetap mengikhtiarkan agar sekolah-sekolah di Lombok Timur mendapat program revitalisasi maupun bantuan beasiswa pada anggaran 2027," ujarnya.


Sari menegaskan, kehadirannya di Lombok Timur merupakan bentuk komitmen dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, agar pemerataan kualitas pendidikan dapat terus ditingkatkan.

×
Berita Terbaru Update