-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Usaha Batu Bata di Sukamulia Timur Jadi Tumpuan Ekonomi Warga

Minggu, 02 Agustus 2026 | 17.31 WIB Last Updated 2026-08-02T09:31:28Z
Proses pembuatan bata merah di Dusun Dasan tiga, Desa Sukamulia Timur, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (2/8). Foto: lokalnews.id


LOKALNEWS.ID – Di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan di pedesaan, usaha produksi batu bata merah masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Aktivitas pembuatan batu bata yang dilakukan secara turun-temurun itu mampu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi puluhan kepala keluarga. 


Setiap hari, para perajin mengolah tanah liat menjadi batu bata yang kemudian dicetak, dijemur, dan dibakar sebelum dipasarkan ke berbagai wilayah di Lotim. Permintaan batu bata umumnya meningkat saat sektor konstruksi dan pembangunan rumah warga mengalami pertumbuhan.


Salah seorang perajin batu bata di Sukamulia Timur mengaku usaha tersebut menjadi sumber penghasilan utama keluarganya. Dalam satu kali produksi, mereka dapat menghasilkan ribuan batu bata yang dipasarkan kepada pengepul maupun konsumen secara langsung.


"Seribu bata merah dijual seharga 800 ribu. Ambil di tempat,"katanya.


Meski demikian, para pelaku usaha menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari cuaca yang tidak menentu hingga kenaikan biaya produksi. Musim hujan sering kali memperlambat proses pengeringan, sehingga berdampak pada jumlah produksi dan pendapatan yang diperoleh.


Di sisi lain, keberadaan usaha batu bata dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi desa. Selain membuka lapangan kerja, perputaran uang dari sektor tersebut turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. 


Pemerintah Desa Sukamulia Timur sendiri tengah mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk pengembangan koperasi desa. 


"Setelah beroperasi Koperasi Merah Putih ini, kita harapkan nanti dapat membantu para pengusaha lokal kita. Terutama dalam permodalan,"kata Kepala Desa Sukamulia Timur, Zainul Wardi, 


Lebih jauh, pelaku usaha berharap dukungan pemerintah terus ditingkatkan, baik melalui akses permodalan, pelatihan usaha, maupun kemudahan pemasaran. 


Dengan demikian, industri batu bata tradisional yang telah lama menjadi mata pencaharian warga dapat tetap bertahan dan berkembang di tengah persaingan bahan bangunan modern.

×
Berita Terbaru Update