-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Kaltim Tuntut Perbaikan Jalan, Pemda Lotim Bahas di APBD Perubahan 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 21.05 WIB Last Updated 2026-08-21T13:05:54Z
Wabup Edwin Hadiwijaya, menandatangani tuntutan masyarakat Kaltim. Foto: istimewa 


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id— Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Moh. Edwin Hadiwijaya menemui warga Kalijaga Timur (Kaltim), Kecamatan Aikmel, yang menyampaikan aspirasi terkait kerusakan jalan di depan Kantor Bupati Lotim, Kamis (20/8).


Dalam pertemuan tersebut, Edwin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim akan membahas perbaikan ruas jalan Bagek Nyaka-Karleko melalui APBD Perubahan 2026. Sebelumnya, perbaikan jalan tersebut direncanakan masuk dalam prioritas pembangunan pada 2027.


Menurut Edwin, perubahan rencana itu dilakukan untuk merespons tuntutan masyarakat. Ruas jalan tersebut dinilai penting karena menjadi salah satu jalur ekonomi yang masih aktif digunakan warga.


"Perbaikan jalan ini akan kita bahas dalam APBD perubahan. Nantinya, tahun ini, jalan yang rusak bisa diperbaiki sebagaimana keinginan warga," kata Edwin.


Ia meminta, masyarakat ikut mengawal proses pembahasan anggaran hingga penetapan APBD Perubahan oleh DPRD Lotim. Jika anggaran disetujui dan ditetapkan, pemerintah daerah akan segera melakukan perbaikan ruas jalan tersebut.


Edwin menemui warga didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpoldagri).


Aksi penyampaian aspirasi tersebut diikuti warga Kaltim dengan didampingi kepala desa, Camat Aikmel, serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).


Warga meminta pemerintah segera memperbaiki ruas jalan Bagek Nyaka menuju Karleko yang mengalami kerusakan parah. Secara keseluruhan, ruas jalan di wilayah Kaltim yang mengalami kerusakan berat mencapai sekitar 9 kilometer. Sementara di Desa Kaltim, panjang jalan yang rusak diperkirakan sekitar 3 kilometer.


Menanggapi komitmen pemerintah daerah, warga Kaltim menyatakan kesediaannya ikut menjaga dan memelihara jalan setelah perbaikan dilakukan. (LN)

×
Berita Terbaru Update