-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gubernur NTB Luncurkan Pertokoan Masjid Masbagik, Dorong Kemandirian Ekonomi Masjid

Minggu, 18 Januari 2026 | 18.33 WIB Last Updated 2026-01-18T10:33:50Z
Kegiatan Gawe Sosial Masbagik. foto/istimewa


Lokalnews.id — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meresmikan pertokoan Masjid Jami Al-Akbar Masbagik, Lombok Timur, Minggu (18/1). Peresmian itu dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Forum Masbagik Bersatu (Formabes) dalam rangkaian kegiatan Gawe Sosial Masbagik.


Pertokoan yang berdiri di atas lahan wakaf tersebut dirancang sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masjid. Iqbal menyebut, gagasan menjadikan masjid sebagai pusat ibadah yang mandiri secara finansial telah disampaikan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sekitar dua tahun lalu dan kini mulai terwujud.


“Masjid ini dibangun agar tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mampu menopang kegiatan syiar secara berkelanjutan,” kata Iqbal dalam sambutannya.


Ia menjelaskan, seluruh unit pertokoan telah disewa sebelum diresmikan, mayoritas oleh jamaah masjid sendiri. Pendapatan dari sewa tersebut sepenuhnya dialokasikan untuk operasional dan program kesejahteraan masjid. Menurut Iqbal, model pengelolaan wakaf produktif seperti ini dapat direplikasi oleh masjid-masjid lain di NTB.


Peresmian pertokoan masjid tersebut menjadi bagian dari puncak Gawe Sosial Masbagik yang ditandai dengan kegiatan jalan sehat. Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Lombok Timur memadati ruas jalan Masbagik sejak pagi hari. Panitia juga menyediakan layanan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta hiburan rakyat.


Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik menilai, kemandirian finansial masjid menjadi kebutuhan penting, mengingat jumlah masjid di Lombok Timur mencapai hampir 1.400 unit. Ia mengapresiasi kolaborasi masyarakat Masbagik yang dinilai cepat menangkap peluang melalui pemanfaatan aset wakaf.


“Masbagik memberi contoh bagaimana kolaborasi sosial dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Gawe Sosial Masbagik, Gema Ahmad Muzakir, menyebut partisipasi masyarakat melampaui target. Dari target 5.000 peserta jalan sehat, jumlah kehadiran tercatat lebih dari 10 ribu orang. Panitia berharap Gawe Sosial Masbagik dapat menjadi agenda tahunan di Lombok Timur. (ln)

×
Berita Terbaru Update