![]() |
| Ketua DPRD Provinsi NTB, Hajjah Baiq Isvie Rupaeda (tengah), politisi Partai Golkar meresmikan bak induk air bersih di Desa Aikperapa, Kecamatan Aikmel. Foto/istimewa |
Lokalnews.id - Warga Dusun Merembuk, Desa Aikperapa, meresmikan bak induk air bersih pada Minggu (15/2). Peresmian fasilitas yang dibangun secara swadaya itu dihadiri Ketua DPRD Provinsi NTB, Hajjah Baiq Isvie Rupaeda.
Dalam sambutannya, Isvie mengaku bangga atas kekompakan masyarakat yang dinilainya masih terjaga hingga kini. Ia menyebut semangat gotong royong warga menjadi modal penting dalam pembangunan desa.
“Saya sangat antusias dan bangga karena masyarakat Dusun Merembuk masih bisa menjaga kekompakan dan gotong royong sampai saat ini. Insya Allah kami akan bantu mewujudkan kebutuhan-kebutuhan dasar seperti sanitasi air, jalan, dan penerangan,” ujarnya.
Tokoh masyarakat setempat, Saepul A.Ma, dalam selayang pandang menyampaikan bahwa Dusun Merembuk awalnya dihuni 37 kepala keluarga (KK) yang dirintis para tokoh kampung di bawah kepemimpinan Nur Jannah. Kini jumlah penduduknya berkembang menjadi sekitar 200 KK.
Program air bersih tersebut dibiayai murni dari swadaya masyarakat dengan total anggaran sekitar Rp300 juta. Dana itu digunakan untuk pembangunan jaringan perpipaan, pemasangan water meter, serta pembangunan bak induk.
Penasihat pengurus program, Suherman, menjelaskan bahwa jaringan air dibangun dari sumber mata air menuju bak induk dengan jarak kurang lebih tujuh kilometer. Pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga.
Sanitasi air bersih itu diklaim telah memenuhi standar nasional dan ditangani oleh tim teknisi yang dipimpin Lalu Sopiyan dari Aikmel Utara.
Peresmian berlangsung meriah. Warga mengiringi acara dengan gendang beleq dan sejumlah hiburan lokal sebagai bentuk rasa syukur atas terwujudnya fasilitas dasar tersebut.
Di bawah kepemimpinan Kepala Dusun Muhammad Jaelani bersama dua ketua RT, Aziz dan Rizal Efendi, masyarakat berharap kekompakan tetap terjaga. Mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberi perhatian lebih, terutama dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang menjadi penopang ekonomi warga.


