-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lotim Bidik Juara, Bupati Khawatir Atlet Direbut Daerah Lain

Kamis, 30 April 2026 | 22.55 WIB Last Updated 2026-04-30T14:55:03Z
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin resmi meluncurkan jersey Porprov 2026. Foto : istimewa 



Lokalnews.id — Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin secara resmi membuka Rapat Kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lotim, Kamis (30/4). Forum ini menjadi momentum penting untuk memetakan strategi pembinaan olahraga sekaligus mengantisipasi tantangan jelang Porprov XII NTB 2026.


Mengusung tema Sukses Pembinaan dan Prestasi Olahraga Menuju Porprov XII NTB Tahun 2026 untuk Lombok Timur SMART dan Juara, raker tersebut menyoroti persoalan keterbatasan pembiayaan dan ancaman berpindahnya atlet potensial ke daerah lain.


Dalam arahannya, Warisin mengakui kondisi fiskal Lotim tidak sekuat daerah lain yang ditopang perusahaan besar dan aliran dana CSR. Hal itu membuat pembinaan olahraga harus dilakukan dengan strategi yang lebih adaptif.


“Di satu sisi kita tidak punya CSR atau donatur dari pengusaha besar. Kita ini kabupaten yang apa adanya, berbeda dengan daerah lain yang punya kemampuan luar biasa,” ujarnya.


Meski demikian, Warisin menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk kehilangan aset berharga berupa atlet. Ia secara khusus menyoroti munculnya talenta muda yang sudah menembus level nasional, seperti tim futsal dan atlet putri asal Loyok.


Menurutnya, pembina dan orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan loyalitas kepada atlet agar tetap membela daerah asalnya.


“Jangan sampai atlet kita diambil daerah lain. Mereka harus punya kebanggaan membela Lombok Timur,” tegasnya.


Di tengah penyesuaian anggaran daerah, Pemkab Lotim tetap mengalokasikan sekitar Rp3 miliar untuk mendukung cabang olahraga. Warisin juga memastikan dukungan terhadap atlet yang akan berlaga di ajang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju PON.


Selain soal pembinaan, Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur olahraga. Ia menilai status Lotim sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di NTB harus sejalan dengan ketersediaan fasilitas yang memadai, termasuk akomodasi dan penginapan.


Rapat kerja tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran resmi jersey Porprov 2026. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, pengurus KONI, serta para pembina cabang olahraga se-Kabupaten Lotim.

×
Berita Terbaru Update