-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maaf Bupati Lotim soal Gas 3 Kg Langka: Sempat Salahkan Warga, Kini Janji Benahi Distribusi

Selasa, 14 April 2026 | 08.10 WIB Last Updated 2026-04-14T00:10:04Z
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Foto : istimewa


Lokalnews.id—Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Permintaan maaf ini menjadi sorotan, setelah sebelumnya ia sempat menyebut perilaku masyarakat yang “terbuai media sosial” sebagai penyebab pembelian berlebih.


Dalam hearing bersama Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (GEMPUR) di Ruang Rapat Bupati, Senin (13/4), Warisin mengakui bahwa kondisi tersebut belum pernah terjadi sebelumnya dan luput dari prediksi, meski perekonomian daerah tengah mengalami lonjakan sejak akhir 2025 hingga awal 2026.


Pemda Lotim kini berjanji memperkuat pengawasan distribusi elpiji 3 kg melalui Satgas khusus yang akan melibatkan masyarakat dan pihak terkait. Selain itu, usulan penambahan kuota juga akan diajukan ke Pertamina sebagai langkah antisipasi.


Tuntutan GEMPUR agar pangkalan mengaktifkan kembali peran pengecer turut direspons. Pemda menilai keberadaan pengecer dapat menjadi solusi atas kendala distribusi, terutama di wilayah dengan hambatan geografis.


Sementara itu, Sekretaris Daerah H. Muhammad Juani Taofik memastikan stok elpiji di Depo Ampenan dalam kondisi aman dan sesuai kuota. Ia menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada distribusi yang perlu diawasi lebih ketat oleh semua pihak.


Pernyataan ini sekaligus menandai pergeseran sikap Pemda—dari menyalahkan perilaku warga, menjadi mengakui perlunya pembenahan sistem distribusi.

×
Berita Terbaru Update