-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Lotim Temui Kepala Lingkungan, Akui Beban BPJS Capai Rp132 Miliar

Rabu, 13 Mei 2026 | 13.03 WIB Last Updated 2026-05-13T05:03:21Z
Bupati Lotim Temui Kepala Lingkungan Kecamatan Selong,dan labuhan haji. Foto: istimewa 


Lokalnews.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim), menggelar silaturahmi dengan Forum Kepala Lingkungan se-Kecamatan Selong dan Labuhan Haji di Pendopo Bupati Lombok Timur, Selasa (12/5). Pertemuan itu dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi para kepala lingkungan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.


Bupati Lotim, Haerul Warisin, hadir didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Bagian Umum Setda Lombok Timur. Dalam kesempatan itu, ia menyinggung sejumlah capaian daerah sepanjang 2025–2026 yang disebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk para kepala lingkungan.


Menurut Warisin, dari 11 penghargaan yang diterima Lotim, tiga di antaranya berpotensi mendatangkan Dana Insentif Daerah (DID). Dana tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu pembiayaan program kesehatan, khususnya iuran BPJS.


“Semoga dalam waktu dekat bisa kita terima untuk menambah biaya BPJS yang harus dibayarkan pemerintah daerah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, beban pembayaran BPJS oleh Pemkab Lotim terus meningkat. Pada 2025, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp86 miliar, sementara tahun ini meningkat menjadi Rp132 miliar.


Kenaikan itu terjadi di tengah kondisi fiskal daerah yang ikut terdampak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat hingga lebih dari Rp405 miliar. Kendati demikian, Warisin mengaku tetap optimistis berbagai program pembangunan di Lotim dapat berjalan.


Ia menilai pemerintah daerah harus mencari alternatif pembiayaan di luar pendapatan asli daerah (PAD), salah satunya melalui investasi dan bantuan pemerintah pusat.


“Tidak ada jalan lain untuk kita bisa memenuhi kebutuhan kita di Lombok Timur ini, hanya dengan meminta bantuan dari pusat,” katanya.


Sebagai upaya memperkuat pembiayaan pembangunan, Pemkab Lotim juga tengah mengupayakan dukungan hibah melalui program Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) dari Bank Dunia.


Lotim disebut menjadi salah satu kandidat dari 30 kabupaten/kota di Indonesia yang berpeluang menerima hibah sebesar Rp150 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah modern.


Melalui program itu, sampah diharapkan tidak hanya dapat diolah menjadi energi listrik, tetapi juga produk lain yang bernilai ekonomis dan berpotensi menambah PAD daerah.

×
Berita Terbaru Update