-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Capaian CKG di Lotim Tembus 27 Persen, Hipertensi-Diabetes Paling Banyak Ditemukan

Minggu, 05 Juli 2026 | 13.34 WIB Last Updated 2026-07-05T05:34:13Z
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur (Lotim), Lalu Aries Fahrozi. Foto: istimewa 


Selong, LokalNews.id -- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga pekan terakhir Juni 2026, capaian program tersebut telah menembus lebih dari 27 persen dari target 46 persen yang ditetapkan pemerintah tahun ini.


Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur (Lotim), Lalu Aries Fahrozi, mengatakan pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai karena tren capaian terus meningkat.


"Alhamdulillah progresnya positif. Sampai minggu kemarin kita sudah di angka 27 persen lebih dari target 46 persen tahun 2026. Kami optimistis target itu bisa tercapai," kata Aries, Kamis (2/7).


Aries menuturkan, pengalaman pelaksanaan program pada 2025 menjadi modal optimisme. Saat itu, meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, capaian layanan mampu mencapai hampir 35 persen.


"Pengalaman tahun 2025, dengan persiapan yang sangat mendadak saja kita bisa mencapai hampir 35 persen. Karena itu kami yakin tahun ini target 46 persen bisa diraih," ujarnya.


Dari hasil pemeriksaan CKG, Dinas Kesehatan menemukan penyakit tidak menular masih mendominasi persoalan kesehatan masyarakat di Lotim. Hipertensi dan diabetes melitus menjadi dua penyakit yang paling banyak terdeteksi.


Menurut Aries, temuan tersebut sejalan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang menempatkan pengendalian hipertensi dan diabetes sebagai indikator pelayanan dasar.


"Karena itu penyakit tidak menular menjadi atensi kami. Kami ingin masyarakat memahami pentingnya pencegahan sejak dini agar penyakit tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat," jelasnya.


Ia menegaskan, Program CKG bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit sedini mungkin sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan sebelum muncul komplikasi.


Dinas Kesehatan Lotim juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan CKG, untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sekaligus menekan angka penyakit tidak menular di daerah tersebut.

×
Berita Terbaru Update