LOKALNEWS.ID - Sebanyak 421 warga Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, (Lotim) berhasil mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam sehari.
Capaian tersebut dilakukan melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong bersama Pemerintah Desa Rempung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lotim, serta Dinas Sosial Lotim, Selasa (4/8/2026).
Selain aktivasi IKD, warga juga dapat mengecek status bantuan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Layanan tersebut diharapkan mempermudah masyarakat mengakses administrasi kependudukan sekaligus memastikan bantuan sosial diterima oleh warga yang berhak.
Penjabat Kepala Desa Rempung, Muhammad Akmaluddin, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir. Partisipasi ini sangat penting agar digitalisasi layanan kependudukan berjalan maksimal dan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran," kata Akmaluddin.
Ketua Kelompok KKN Desa Rempung, Abdul Aziz, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan transformasi layanan publik berbasis digital di Kabupaten Lotim.
"Melalui aktivasi IKD, masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai layanan publik tanpa harus membawa dokumen fisik. Ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap program Bupati Lombok Timur dalam mempercepat pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia berharap semakin banyak warga yang beralih menggunakan IKD sehingga pelayanan administrasi kependudukan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
Kegiatan itu juga menjadi salah satu kontribusi mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong dalam mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik hingga tingkat desa.
