-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puskesmas Sakra Timur Diresmikan, Lotim Siapkan Tambahan Tenaga Kesehatan

Selasa, 01 September 2026 | 21.06 WIB Last Updated 2026-09-01T13:06:48Z
Bupati Lombok Timur, meresmikan puskesmas Sakra Timur, Selasa (1/9). Foto : istimewa


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur (Lotim), meresmikan Puskesmas Sakra Timur, Selasa (1/9). Dengan bertambahnya fasilitas kesehatan (faskes) tersebut, Pemkab Lotim memastikan ketersediaan tenaga kesehatan menjadi salah satu perhatian dalam mendukung operasional pelayanan.


Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi mengatakan, Puskesmas Sakra Timur saat ini telah memenuhi standar minimal terkait jumlah dan jenis tenaga kesehatan maupun alat kesehatan.


"Kalau kita bicara Puskesmas Sakra Timur, kita sudah memenuhi unsur atau standar untuk minimal jumlah tenaga kesehatan, baik dari sisi jenis maupun jumlah," kata Aries.


Menurutnya, pemenuhan standar tersebut juga menjadi salah satu dasar diterbitkannya izin operasional Puskesmas Sakra Timur. Seluruh alat kesehatan yang dipersyaratkan juga telah memenuhi ketentuan dan sudah melalui proses visitasi.


Aries mengatakan, pihaknya saat ini masih mengacu pada ketentuan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 terkait standar jumlah dan jenis tenaga kesehatan di Puskesmas.


"Seiring waktu ini kita akan sesuaikan dengan Permenkes 19 Tahun 2024. Ada 14 jenis tenaga kesehatan yang harus ada di Puskesmas," ujarnya.


Meski standar minimal telah terpenuhi, masih terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang akan dilengkapi secara bertahap. Di antaranya psikolog klinis dan fisioterapis.


Untuk tenaga dokter, kata Aries, standar minimal dua dokter dalam satu Puskesmas telah terpenuhi di Puskesmas Sakra Timur.


Namun, jika mengacu pada standar pelayanan BPJS Kesehatan, kebutuhan dokter masih perlu ditambah agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.


"Kalau kita bicara kurang memang kalau mengacu kepada standar BPJS, tentu kita masih kurang. Di sektor pelayanan ini minimal harus punya empat atau lima dokter baru bisa betul-betul layanannya sesuai," jelasnya.


Aries menegaskan penambahan tenaga kesehatan akan dilakukan secara bertahap. Sementara untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan terpenuhi.


Setelah izin operasional diterbitkan, Puskesmas Sakra Timur akan mulai memberikan pelayanan. Puskesmas juga diwajibkan menjalani operasional pelayanan minimal tiga bulan sebelum mengajukan proses akreditasi.


"Setelah izin operasional ini keluar, kita secara paralel juga melakukan layanan. Minimal tiga bulan, setelah tiga bulan baru boleh mengajukan akreditasi," katanya.


Aries menargetkan proses akreditasi Puskesmas Sakra Timur dapat diajukan sekitar November 2026 dan hasilnya diharapkan keluar pada Desember.


Setelah akreditasi, Dinas Kesehatan Lotim akan mengajukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada Desember 2026. Dengan demikian, Puskesmas Sakra Timur diharapkan sudah dapat melayani peserta BPJS mulai Januari 2027.


"Harapannya di bulan Januari tahun 2027 sudah bisa bekerja sama dengan BPJS," ungkap Aries.


Dengan beroperasinya Puskesmas Sakra Timur, nantinya penduduk dari empat desa di wilayah tersebut juga diharapkan dapat memindahkan fasilitas kesehatan tingkat pertama (faskes) mereka dari Puskesmas Lepak ke Puskesmas Sakra Timur.


"Penduduk kita yang empat desa itu bisa migrasi faskesnya ke sini. Sementara ini masih faskesnya di Puskesmas Lepak," pungkasnya. (LN)

×
Berita Terbaru Update