![]() |
| Pemkab Lotim Lantik 29 Pengawas Sekolah, Kebutuhan Ideal Belum Terpenuhi. Foto/istimewa |
Lokalnews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menambah jumlah pengawas sekolah dengan melantik 29 orang pengawas baru. Pelantikan digelar di Aula Andayan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, Jumat pagi.
Kepala Dikbud Lotim, Muhammad Nurul Wathoni, mengatakan penambahan tersebut ditujukan untuk memperkuat fungsi pengawasan pendidikan. Saat ini, Lombok Timur baru memiliki 44 pengawas sekolah. Dengan pelantikan terbaru, jumlahnya meningkat menjadi 73 orang.
Meski demikian, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal. Wathoni menyebut Kabupaten Lombok Timur setidaknya memerlukan sekitar 170 pengawas sekolah. Artinya, masih terdapat kekurangan hampir 100 orang pengawas.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar tersedia ruang bagi guru-guru yang memiliki potensi dan kompetensi untuk mengikuti seleksi pengawas,” kata Wathoni.
Ia menjelaskan, mekanisme pengangkatan pengawas kini sepenuhnya berbasis sistem dan regulasi. Calon pengawas wajib mendaftar melalui sistem dan mengikuti uji kompetensi. Hanya peserta yang lulus uji tersebut yang dapat diangkat.
Menurut Wathoni, skema ini berbeda dengan pola sebelumnya. “Sekarang semua harus melalui uji kompetensi. Tidak lulus, ya tidak bisa menjadi pengawas,” ujarnya.
Terkait minat guru, Wathoni menilai kebutuhan pengawas yang masih besar menjadi peluang bagi guru yang memiliki pengalaman, kompetensi, dan kemampuan manajerial untuk mengikuti seleksi sesuai ketentuan.
Ia menambahkan, tugas pengawas telah diatur dalam regulasi kementerian, yakni memastikan proses pendidikan berjalan sesuai aturan serta mengawal pelaksanaan program Kementerian Pendidikan di sekolah berdasarkan rapor pendidikan masing-masing satuan pendidikan.
Pelantikan pengawas baru ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lotim. (ln)
