![]() |
| Jembatan Kali Koak, Lingkungan Sekarteja rusak akibat cuaca ekstrem, ibarat penanda adanya mayat bayi. Foto/istimewa |
Lokalnews.id - Penemuan mayat bayi laki-laki di Kali Koak, Lingkungan Sekarteja, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur, menambah rangkaian peristiwa pascakerusakan Jembatan Kali Koak dan robohnya sejumlah tiang listrik akibat cuaca ekstrem, Kamis (22/1/2026).
Kepolisian Resor Lombok Timur melalui Kasi Humas AKP Nikolas Osman menyampaikan, jasad bayi tersebut ditemukan pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 11.40 WITA. Bayi ditemukan dalam kondisi tergeletak di pinggir kali, tanpa pakaian atau benda lain yang menyertainya.
“Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi tengkurap, tubuh berlumur lumpur, dan tali pusat sudah terpotong,” kata Nikolas, Jumat (23/1).
Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Salman Alfarizi (20), warga setempat, yang saat itu baru selesai mandi di sumur Kali Koak. Awalnya, Salman mengira benda yang dilihatnya adalah bangkai hewan. Namun setelah didekati dan disentuh menggunakan kayu, ia mendapati bahwa benda tersebut merupakan jasad bayi.
Salman kemudian memanggil Idiyatun Mashudah (41) dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Lingkungan Sekarteja, Muh. Gozali (48). Warga pun berdatangan ke lokasi dan membawa jasad bayi ke Polindes Kelurahan Sekarteja.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh bidan Polindes Sekarteja, Lailatul Afriani, bayi tersebut memiliki berat sekitar 3,7 kilogram dengan panjang 59 sentimeter. Polisi menduga bayi itu sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.
![]() |
| Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara |
“Dilihat dari kondisi tali pusat yang masih utuh dan cukup panjang, kuat dugaan bayi dibuang oleh orang tuanya setelah melahirkan,” ujar Nikolas.
Untuk memastikan penyebab kematian, waktu meninggal, serta asal kelahiran bayi, polisi membawa jasad tersebut ke RS Bhayangkara Polda NTB guna dilakukan otopsi, termasuk pemeriksaan DNA.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (ln)



