• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pendidikan

    Pendidikan

    Iklan

    terkini

    Pemkab Lotim Bentuk Desk Khusus Atasi Kendala Lahan Koperasi Merah Putih

    Jumat, 23 Januari 2026, 06.58 WIB Last Updated 2026-01-22T22:58:59Z
    Rakor pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Lotim
     Foto/istimewa


    lokalnews.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur (Lotim), H.M Juaini Taofik, mengapresiasi antusiasme para kepala desa dan lurah yang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Lotim. Rakor tersebut digelar di Ballroom Kantor Bupati, Kamis (22/1).


    Menurut Juaini, kehadiran para kepala desa dan lurah mencerminkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Kepatuhan itu, kata dia, menjadi salah satu pilar penting dalam pelaksanaan kebijakan, selain ketersediaan sumber daya, komunikasi yang efektif, dan struktur birokrasi yang berjalan.


    Rakor ini merupakan bagian dari tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan KDKMP. Namun demikian, Juaini mengakui masih terdapat sejumlah persoalan krusial, terutama terkait ketersediaan lahan.


    “Bahkan ada 14 desa yang sama sekali tidak memiliki potensi lahan untuk pembangunan,” ujarnya. Karena itu, Rakor diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret atas persoalan tersebut.


    Sekda menegaskan agar pemerintah desa terlebih dahulu mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki sebelum memanfaatkan lahan milik kabupaten maupun provinsi. Untuk mempercepat penyelesaian masalah, Pemkab Lombok Timur membentuk desk khusus yang menangani persoalan lahan KDKMP.


    Data Kodim 1615 Lombok Timur mencatat sejumlah kendala lahan yang dihadapi saat ini, antara lain luas lahan tidak sesuai ketentuan di 36 desa, lokasi tidak strategis di 24 desa, lahan berada di desa lain sebanyak 14 kasus, persoalan perizinan di 8 desa, tukar guling 15 kasus, penimbunan 11 kasus, serta keberadaan bangunan di atas lahan di 22 desa.


    Dandim 1615 Lotim, Letkol Inf. Eky Anderson, meminta agar para kepala desa memverifikasi terlebih dahulu kondisi lahan masing-masing sebelum dibahas lebih lanjut di desk yang telah ditetapkan. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan.


    Adapun tiga desk yang dibentuk masing-masing dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kepala Bidang Aset BPKAD Lotim. (ln)

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Pemkab Lotim Bentuk Desk Khusus Atasi Kendala Lahan Koperasi Merah Putih

    Terkini

    Space disewakan