![]() |
| Operasi SAR gabungan menyisir saluran air. Foto/istimewa |
Lokalnews.id — Azril dilaporkan hilang sejak Selasa (24/2) sekitar pukul 09.30 WITA. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran drainase serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Pada hari kedua operasi, tim memperluas jangkauan pencarian hingga ke wilayah hilir, termasuk Pantai Labuhan Haji. Untuk membantu proses pencarian di saluran air tertutup, petugas juga menggunakan alat pendeteksi korban hanyut berteknologi asal Jepang.
Polres Lombok Timur turut menambah personel guna memperkuat penyisiran sepanjang jalur saluran air hingga wilayah pesisir.
Kepala Kantor SAR Mataram melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mengatakan operasi pencarian telah berlangsung sejak laporan diterima.
“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran sepanjang aliran drainase serta pemantauan pada titik-titik yang berpotensi,” kata Darwis.
Hingga kini, korban masih dalam status pencarian dan operasi SAR gabungan terus dilakukan secara maksimal.



