-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Balita 2,5 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Sembalun, Polisi Turun Lakukan Penyisiran

Minggu, 08 Maret 2026 | 22.19 WIB Last Updated 2026-03-08T14:19:59Z
Polisi dan masyarakat melakukan pencarian dengan menyisir sungai. Foto/istimewa


Lokalnews.id — Seorang balita bernama Muhamad Rapip Saki (2,5) dilaporkan hilang secara misterius di Dusun Dasan Kodarat, Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, pada Minggu (8/3) pagi. Bocah laki-laki itu terakhir terlihat bermain sendirian di dekat rumahnya.


Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Subadri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari orang tua korban dan langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian.


Peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu, ibu korban, Yuni, sedang berjualan di depan rumah. Ia sempat melihat anaknya bermain di sebuah kubangan air yang tidak jauh dari posisinya.


Namun sekitar 15 menit kemudian, saat kembali mengecek, sang anak sudah tidak berada di lokasi semula.


“Ibu korban sempat mengawasi dari kejauhan. Namun ketika dilihat kembali, korban sudah tidak ada. Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi tidak menemukan hasil,” kata Subadri.


Karena tak kunjung ditemukan, ayah korban, Amaq Merli (52), mendatangi Mapolsek Sembalun sekitar pukul 12.00 WITA untuk melaporkan kejadian tersebut.


Lokasi hilangnya korban diketahui cukup berisiko. Area tempat bermain hanya berjarak sekitar 10 meter dari aliran sungai dan dikelilingi rimbunan pohon bambu.


Setelah menerima laporan, polisi bersama warga langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Pencarian difokuskan di area rumpun bambu hingga menyusuri aliran sungai di Dusun Dasan Tengak Timuk.


“Hingga pukul 17.00 WITA, korban masih belum ditemukan,” ujar Subadri.


Polisi juga telah berkoordinasi dengan tim SAR Kecamatan Sembalun serta pemerintah desa untuk memperluas area pencarian.


Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita, agar tidak bermain sendirian di area terbuka yang berpotensi membahayakan.


“Kami mengingatkan para orang tua agar selalu mengawasi anaknya, terutama jika berada di dekat sungai atau lokasi berbahaya,” katanya.


Adapun ciri-ciri korban saat hilang, memakai sweater hijau dan celana hijau botol, Kulit putih, dan rambut hitam.


Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari kepolisian, SAR, dan warga masih melakukan pencarian terhadap Muhamad Rapip Saki.

×
Berita Terbaru Update