-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

CVCU Diresmikan, Bupati Lotim Janji Akhiri Rujukan Pasien Jantung ke Luar Daerah

Sabtu, 11 April 2026 | 13.38 WIB Last Updated 2026-04-13T05:42:26Z
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, meresmikan gedung Cardio Vascular Care Unit (CVCU) di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Foto : istimewa 


Lokalnews.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menambah amunisi di sektor kesehatan dengan meresmikan Gedung Cardio Vascular Care Unit (CVCU) di RSUD dr. R. Soedjono Selong, Jumat (10/4). Fasilitas ini difokuskan untuk menangani pasien jantung dan pembuluh darah dalam kondisi kritis.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan kehadiran CVCU menjadi langkah konkret agar masyarakat tak lagi bergantung pada layanan luar daerah. Ia menyebut, saat ini RSUD sudah didukung empat dokter spesialis dan fasilitas yang terus dilengkapi.


“Sekarang kita sudah punya CVCU. Ini bukti keseriusan agar tidak ada lagi pasien yang harus dirujuk keluar daerah,” ujarnya.


Pemda, kata dia, akan melanjutkan pembenahan layanan kesehatan, termasuk menambah tenaga dokter spesialis. Targetnya, seluruh kebutuhan layanan dasar hingga spesialis bisa terpenuhi di daerah sendiri.


Kehadiran CVCU dinilai krusial. Penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung dan stroke masih menjadi penyebab kematian tertinggi di NTB. Bahkan, dua pekan setelah Idul Fitri, kasusnya di Lombok Timur dilaporkan naik sekitar 10 persen.


Bupati juga menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui edukasi pola hidup sehat. Rumah sakit diminta tak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga aktif melakukan promosi kesehatan ke masyarakat.


Ke depan, Pemda juga membidik layanan penanganan kanker. Koordinasi dengan Kementerian Kesehatan disebut telah dilakukan dan mendapat respons positif.


Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, H. Anjasmoro, menjelaskan gedung CVCU merupakan Proyek Strategis Daerah yang rampung akhir tahun lalu. Fasilitas ini dilengkapi tujuh tempat tidur dan didukung empat dokter spesialis.


Sebelumnya, layanan serupa masih bergabung dengan ICU. Dengan gedung khusus, pelayanan diharapkan lebih fokus dan optimal.


Ia juga menambahkan, pada 2025 RSUD telah membuka layanan bedah saraf dan bedah onkologi. Namun, untuk penguatan layanan kanker masih dibutuhkan tambahan fasilitas seperti sitotoksik dan imunohistokimia (IHK).


Peresmian gedung ini turut dihadiri jajaran pemerintah daerah serta mitra kerja rumah sakit.

×
Berita Terbaru Update