![]() |
| Bupati Lombok Timur, menghadiri halal Bihalal ASN PPPK Tenaga Guru Angkatan IV. Foto: istimewa |
Lokalnews.id — Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin, mencoba meredam kekhawatiran ASN PPPK terkait perpanjangan SK. Ia mengatakan mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen mempertahankan seluruh tenaga PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal ASN PPPK Tenaga Guru Angkatan IV di Gedung Wanita Lombok Timur, Rabu (22/4). Dalam forum tersebut, Warisin bahkan mengklaim telah mengusulkan 100 persen tenaga honorer untuk diangkat menjadi PPPK.
“Tidak boleh ada yang dikurangi, kecuali memang tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Namun, ia juga menegaskan bahwa pengangkatan PPPK penuh waktu tetap bergantung pada kemampuan keuangan daerah. Artinya, tidak semua usulan otomatis terealisasi dalam waktu dekat.
Di hadapan para guru, Warisin meminta agar ASN PPPK fokus bekerja dan tidak menuntut penempatan sesuai keinginan pribadi, melainkan mengikuti kebutuhan daerah.
Ia juga menekankan peran guru bukan hanya mencetak siswa cerdas, tetapi juga menjaga nilai moral dan akhlak.
Kegiatan ini dihadiri ASN PPPK tenaga guru lintas angkatan dan menjadi ajang Halal Bihalal sekaligus reuni tahunan yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan.
