![]() |
| Peserta Be-Rari Half Marathon melewati garis finish. Foto: istimewa |
Selong, Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim), mendukung penyelenggaraan Be-Rari Half Marathon sebagai upaya mengembangkan sport tourism sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas. Ajang lari yang digelar pada Minggu (14/6) itu mendapat sambutan positif dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.000 pelari.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, turut melepas peserta kategori 5 kilometer (5K) yang diikuti sekitar 600 pelari dari berbagai kalangan. Kehadiran bupati di garis start, menambah semangat peserta yang telah memadati lokasi sejak dini hari.
Selain menjadi sarana promosi wisata berbasis olahraga, Be-Rari Half Marathon juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelari-pelari lokal untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan potensi mereka agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Untuk kategori half marathon 21 kilometer (21K), pelepasan peserta dilakukan oleh Kapolres Lotim. Sementara kategori 10 kilometer (10K), dilepas Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik.
Juaini menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi olahraga, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping dinilai turut meningkatkan perputaran ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.
Atas dampak positif yang ditimbulkan, Pemkab Lotim, berkomitmen mendukung Be-Rari Half Marathon agar dapat menjadi agenda tahunan daerah.
Ajang ini tidak hanya diikuti peserta dari Lotim, tetapi juga menarik pelari dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga memperkuat posisi Lotim sebagai salah satu destinasi sport tourism di Nusa Tenggara Barat.
