![]() |
| Bupati Lotim, H. Haerul Warisin. Foto : istimewa |
Selong, Lokalnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim), menutup rangkaian Festival Muharram 1448 Hijriah yang telah berlangsung selama sepekan, Ahad (21/6).
Penutupan festival yang dipusatkan di GOR Lalu Muslihin, dihadiri ribuan warga dan ditandai dengan penampilan sejumlah musisi nasional serta pemberian santunan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk mendorong perubahan dan kemajuan daerah.
Menurutnya, tema Festival Muharram tahun ini, “Menebar Semangat Hijrah, Mewujudkan Lombok Timur SMART”, mencerminkan harapan pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Momen 1 Muharram harus kita manfaatkan untuk melakukan perubahan menuju Lombok Timur yang lebih baik dan lebih maju,” kata Warisin dalam sambutannya.
Ia berharap berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Festival Muharram pada tahun-tahun mendatang.
“Ke depan kegiatan ini akan terus diperbaiki, baik dari sisi kualitas penyelenggaraan, pengisi acara, maupun manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Malam penutupan festival dimeriahkan oleh penampilan grup musik Gigi, penyanyi Bams, serta gitaris John Paul Ivan. Sejumlah musisi lokal, termasuk Bapackguru, juga turut tampil menghibur masyarakat yang telah memadati lokasi acara sejak sore hari.
Sebelum konser dimulai, pemerintah daerah menyerahkan santunan kepada sejumlah penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lotim H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah H.M Juaini Taofik, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Bupati Lotim periode 2013–2018, H. Moch. Ali Bin Dachlan.
Sebelumnya, Festival Muharram 1448 Hijriah diawali dengan pawai taaruf yang menampilkan parade 1.448 dulang. Selama sepekan pelaksanaan, festival menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan seniman lokal, kelompok musik sekolah, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemkab Lotim, menilai keterlibatan ratusan UMKM dalam festival tersebut menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas ruang promosi bagi produk lokal.
