![]() |
| 32 anggota Paskibraka Kabupaten Lotim dikukuhkan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. |
LOMBOK TIMUR, LokalNews.id — Sebanyak 32 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Bupati Lotim, Ahad (16/8), dan dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Prosesi tersebut disaksikan Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah, jajaran asisten dan staf ahli, Forkopimda, kepala OPD, serta orang tua atau wali anggota Paskibraka.
Bupati Lotim menyampaikan apresiasi kepada 32 anggota Paskibraka yang terpilih melalui proses seleksi. Menurutnya, mereka merupakan pemuda pilihan yang mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas penting dalam upacara kemerdekaan.
"Ada ribuan siswa berlomba ingin menjadi bagian dari Paskibraka, akan tetapi hanya 32 orang yang terpilih," kata Bupati.
Ia mengingatkan para anggota Paskibraka agar memaknai tugas tersebut lebih dari sekadar mengibarkan bendera Merah Putih. Menurutnya, bendera yang dikibarkan membawa pesan sejarah perjuangan para pahlawan sekaligus harapan masyarakat Indonesia.
"Ketika berdiri tegak di hadapan Merah Putih, jangan hanya tegakkan badan saja, tapi tegakkan hati," ujarnya.
Bupati juga meminta pengalaman selama menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian upacara kemerdekaan selesai. Disiplin yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan menjadi bagian dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari.
"Kalian akan menjadi penerus generasi akan datang, baik di pemerintahan ataupun di tempat lainnya. Disiplin yang diterima itu harus menjadi karakter dan terus dibawa di kehidupan sehari-hari," katanya.
Selain kedisiplinan, Bupati mengingatkan anggota Paskibraka untuk tetap menjalankan ibadah dan berbakti kepada orang tua. Ia meminta para anggota tidak menganggap tugas selesai ketika seragam Paskibraka dilepas.
"Ibadah tidak boleh dilupakan, bakti pada orang tua tidak boleh tidak dilakukan. Jangan begitu selesai kemudian pakaian Paskibraka dibuka dan semua ikut selesai," tegasnya.
Bupati turut memberikan apresiasi kepada para orang tua yang dinilai memiliki peran penting dalam keberhasilan anak-anak mereka. Dukungan, doa, serta pengorbanan orang tua disebut menjadi bagian dari perjalanan para anggota Paskibraka hingga terpilih.
"Dibalik anak-anak hebat ini, ada doa dan pengorbanan orang tua yang luar biasa," ujarnya.
Sementara itu, Bupati meminta anggota Paskibraka mengikuti arahan pembina dan pelatih saat menjalankan tugas. Sebab, prosesi pengibaran bendera tidak hanya disaksikan peserta upacara, tetapi juga masyarakat Lombok Timur dan masyarakat Indonesia secara luas.
Para anggota Paskibraka Kabupaten Lotim selanjutnya akan bertugas dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Lotim. Mereka juga akan menjalankan tugas pada prosesi penurunan bendera yang digelar di halaman Kantor Bupati Lotim.
