-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

IAIH Pancor Perkuat Kompetensi Dosen Susun Modul Ajar Berbasis OBE

Rabu, 09 September 2026 | 23.38 WIB Last Updated 2026-09-09T15:38:59Z
implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Foto: istimewa 


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id - Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Lombok Timur, terus mematangkan implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Salah satunya melalui peningkatan kapasitas akademik dosen dalam penyusunan bahan ajar dan modul ajar berbasis OBE.


Wakil Rektor I IAIH Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akromsaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan implementasi kurikulum OBE di lingkungan kampus.


"Kegiatan peningkatan kapasitas akademik dengan tema penyusunan bahan ajar atau modul ajar berbasis OBE ini adalah bagian dari kesungguhan sivitas akademika IAIH Pancor untuk melakukan tahapan-tahapan dalam implementasi kurikulum OBE," kata Abdul Hayyi, Rabu (9/9).


Menurutnya, kemampuan dosen dalam menyusun bahan ajar menjadi hal penting untuk mendukung penerapan kurikulum OBE, khususnya bagi mahasiswa angkatan 2026.


Kegiatan tersebut, kata dia, tidak hanya memberikan pemahaman kepada dosen, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan dalam menyusun buku ajar maupun modul yang sesuai dengan pendekatan OBE.


"Ini sangat penting karena memberikan pemahaman sekaligus skill kepada dosen untuk menyusun buku-buku ajar maupun modul ajar yang sangat diperlukan dalam implementasi kurikulum OBE, khususnya bagi mahasiswa IAIH Pancor angkatan 2026," ujarnya.


Abdul Hayyi menyebut, narasumber kegiatan, Dr. Muhammad Haromain, juga menilai IAIH Pancor sebagai salah satu perguruan tinggi Islam swasta yang serius dalam menerapkan kurikulum berbasis OBE.


Penilaian tersebut, lanjutnya, terlihat dari berbagai tahapan yang telah dilakukan kampus, mulai dari workshop kurikulum OBE hingga pelatihan bagi dosen.


"Beliau melihat antusias dosen yang sangat luar biasa. Beliau optimistis bahwa OBE akan sangat mudah diimplementasikan dan dilaksanakan di IAIH Pancor," ungkapnya.


Ia menjelaskan implementasi OBE di IAIH Pancor telah dilakukan secara bertahap. Selain workshop kurikulum, kampus juga menggelar pelatihan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pelaksanaan perkuliahan, hingga sistem penilaian berbasis OBE.


Tahapan tersebut kemudian dilengkapi dengan pelatihan penyusunan bahan ajar dan modul ajar berbasis OBE.


"Keluarga besar IAIH Pancor, sivitas akademika IAIH Pancor sangat berkeyakinan bahwa pelaksanaan kurikulum OBE yang dimulai melalui angkatan 2026 ini akan dapat berjalan dengan lancar karena tahapan-tahapannya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan," imbuhnya. (LN)

×
Berita Terbaru Update