-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Safari Ramadan di Wanasaba, Bupati Lombok Timur Soroti Penurunan Kemiskinan dan Program Pusat

Rabu, 25 Februari 2026 | 11.50 WIB Last Updated 2026-02-28T03:51:51Z


Lokalnews.id — Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melanjutkan agenda Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan mengunjungi masyarakat Dusun Gerisak, Desa Wanasaba Daya, Kecamatan Wanasaba, pada Selasa (24/2). Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid At-Taqwa Dusun Gerisak dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).


Dalam sambutannya, Haerul Warisin mengapresiasi kondisi Kecamatan Wanasaba yang dinilai memiliki angka kemiskinan relatif rendah. Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kemampuan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, terutama di sektor pertanian dan peternakan. Selain Wanasaba, Kecamatan Sembalun juga disebut sebagai wilayah dengan kondisi serupa.


Ia berharap semakin banyak wilayah di Lombok Timur yang mampu mengembangkan potensi daerah masing-masing sehingga angka kemiskinan dapat terus ditekan.


Pada kesempatan itu, Haerul juga menyinggung aktivitasnya selama satu tahun masa kepemimpinan yang disebutnya lebih banyak difokuskan pada upaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menarik dukungan anggaran pembangunan daerah. Langkah tersebut dilakukan karena keterbatasan fiskal daerah, termasuk dampak pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.


Salah satu hasil komunikasi tersebut, menurutnya, adalah rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan nilai sekitar Rp23 miliar. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Selain itu, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut tidak hanya memberi manfaat bagi pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat.


Haerul menyatakan, peningkatan kesempatan kerja menjadi salah satu indikator menuju kesejahteraan masyarakat sekaligus upaya menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem secara bertahap.


Pemerintah daerah juga, kata dia, tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait sekitar 97 ribu warga Lombok Timur yang sebelumnya dinonaktifkan sebagai peserta BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran (PBI). Pemda mengupayakan agar warga tersebut dapat kembali diakomodasi sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat.


Menutup kegiatan, Bupati mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan dengan memperbanyak kegiatan positif dan menjaga suasana kebersamaan.


Sejumlah OPD yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Bappeda, serta BPKAD. Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, staf ahli bupati, dan sejumlah kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Lombok Timur. 

×
Berita Terbaru Update