-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Litigasi hingga Kepailitan, Jejak Dr. Gema Akhmad Muzakir di Dunia Hukum NTB

Kamis, 11 Juni 2026 | 10.43 WIB Last Updated 2026-06-11T02:43:37Z
Dr. Gema Akhmad Muzakir. Foto : istimewa 


Masbagik, Lombok Timur – Nama Dr. Gema Akhmad Muzakir, S.H., M.H., cukup dikenal di kalangan praktisi hukum di Nusa Tenggara Barat (NTB). Advokat yang juga berprofesi sebagai kurator dan pengurus itu telah menangani berbagai perkara litigasi maupun kepailitan selama hampir dua dekade.


Sejak memulai praktik hukum pada 2008, Gema terlibat dalam penanganan berbagai perkara, mulai dari sengketa perdata, kepailitan, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), hingga restrukturisasi utang. Pengalaman tersebut mengantarkannya menjadi salah satu kurator dan pengurus yang aktif menangani perkara-perkara bisnis dan perbankan di wilayah NTB.


Di NTB, jumlah kurator dan pengurus masih tergolong terbatas. Gema menjadi satu dari sedikit praktisi yang memiliki kompetensi di bidang tersebut. Peran kurator menuntut kemampuan mengelola perkara yang kompleks, terutama yang berkaitan dengan penyelesaian utang dan aset perusahaan.


Selain aktif berpraktik, Gema juga terlibat dalam organisasi profesi advokat. Pada 2018, ia dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Selong, Lombok Timur.


Selama memimpin organisasi tersebut, ia mendorong penguatan kelembagaan dan pengembangan kapasitas advokat, khususnya bagi kalangan muda. Sejumlah program pendidikan dan pembinaan profesi dijalankan untuk meningkatkan kualitas sumber daya advokat di daerah.


Kepercayaan dari para anggota, kembali diberikan kepada Gema untuk memimpin DPC PERADI Selong pada periode 2023–2028.


Menurut Gema, profesi advokat tidak semata-mata berkaitan dengan proses beracara di pengadilan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap keadilan.


"Hukum adalah sarana untuk menegakkan keadilan dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat maupun pelaku usaha," kata Gema saat ditemui di kantornya di kawasan Masbagik, Lombok Timur, Rabu (10/6).


Di bawah kepemimpinannya, DPC PERADI Selong rutin menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak advokat yang memiliki kompetensi profesional sekaligus menjunjung tinggi etika profesi.


Perjalanan karier Gema menunjukkan kiprahnya yang tidak hanya berfokus pada praktik hukum, tetapi juga pengembangan organisasi profesi dan pendidikan advokat. 


Di tengah aktivitasnya sebagai praktisi litigasi dan kurator, ia tetap menempatkan prinsip keadilan sebagai landasan utama dalam menjalankan profesinya.

×
Berita Terbaru Update