-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Lotim Minta Ahli Gizi Aktif Edukasi Warga: Jangan Hebat di Organisasi Saja

Rabu, 09 September 2026 | 23.15 WIB Last Updated 2026-09-09T15:15:33Z


LOMBOK TIMUR, LokalNews.id - Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin, meminta Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Lotim lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya makanan bergizi dan beragam. Ia menegaskan, keberadaan organisasi profesi tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Hal itu disampaikan Haerul saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persagi Kabupaten Lotim periode 2026-2031 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (9/9/2026).


Haerul mengatakan, kepengurusan baru Persagi diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Menurutnya, peran ahli gizi tidak hanya berkaitan dengan organisasi profesi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia.


"Jangan hanya kita merasa hebat di dalam organisasi, tetapi tidak hebat dalam melayani masyarakat. Keliling, berikan edukasi dan pendidikan tentang makanan beragam, tentang sumber gizi dan dari mana saja kita mendapatkannya," tegas Haerul.


Ia menekankan makanan bergizi tidak selalu identik dengan makanan mahal. Masyarakat, kata dia, perlu mendapatkan pemahaman mengenai jenis makanan dan sumber pangan yang memiliki kandungan gizi sesuai kebutuhan tubuh.


Haerul menyebut, Lotim memiliki potensi besar untuk menyediakan beragam bahan pangan. Karena itu, pemenuhan gizi masyarakat harus didukung melalui kolaborasi pemerintah, ahli gizi, dan petani sebagai penyedia bahan pangan.


"Antara pemerintah, Persagi, dan petani yang menyiapkan beragam bahan makanan harus bisa berkolaborasi dan berjalan beriringan," ujarnya.


Menurut Haerul, hampir seluruh kebutuhan pangan dapat dikembangkan di Lombok Timur. Namun, masih ada sejumlah komoditas yang membutuhkan penguatan sumber daya dan keahlian, salah satunya kedelai.


Haerul juga mengingatkan agar perhatian terhadap pemenuhan gizi tidak hanya diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Masyarakat secara umum juga membutuhkan akses terhadap makanan bergizi untuk menjaga kesehatan.


Ia berharap sinergi pemerintah dengan Persagi diperkuat, terutama dalam memberikan edukasi dan pendampingan melalui puskesmas, posyandu, hingga lingkungan masyarakat.


Bupati juga meminta jajaran kesehatan bekerja lebih cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, persoalan kesehatan dan gizi tidak bisa ditunda karena berkaitan dengan kualitas generasi mendatang.


"Teman-teman kesehatan harus bekerja cepat, bekerja keras, dan cepat melayani masyarakat. Tidak bisa nanti dulu," tegasnya.


Ia menambahkan pemenuhan gizi sejak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak, termasuk perkembangan otak. Dengan asupan gizi yang baik, anak-anak Lombok Timur diharapkan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.


Haerul pun menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru Persagi Lombok Timur. Ia berharap para ahli gizi dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat melalui fasilitas pelayanan kesehatan maupun kegiatan berbasis masyarakat.


Pelantikan DPC Persagi Lombok Timur periode 2026-2031 tersebut dihadiri sekitar 200 ahli gizi yang bertugas di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Lombok Timur.


Jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persagi Provinsi Nusa Tenggara Barat, turut hadir sekaligus melantik kepengurusan DPC Persagi Kabupaten Lotim. (LN)

×
Berita Terbaru Update